Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang

trensitus - Selamat datang disitus trensitus,Jika kamu mencari artikel Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang ,Kalian datang ke situs informasi yang tepat artikel ini masuk dalam kategory bisnis, artikel ini masuk dalam kategory bisnis pemula, artikel ini masuk dalam kategory Bisnis tanpa hutang, artikel ini masuk dalam kategory Cara bisnis tanpa modal,Semoga Bermanfaat.

Title : Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang
link : Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang

Read This


Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang

Bisnis online tanpa modal seperserpun

bISNIS TANPA HUTANG
BISNIS TANPA HUTANG

Cara bisnis tanpa modal memang ada. Jangan bisnis untuk hutang dan jangan hutanguntuk bisnis. Modal bisnis tanpa hutang banyak caranya bisa kita dapatkan dengan mudah. Selain modal kemauan keras, relasi, perencanaan, dan mental untuk memulai usaha, tak dipungkiri bahwa modal dalam wujud dana adalah suatu komponen penting dalam merintis usaha. 

Modal digunakan untuk pembiayaan awal belanja barang atau bahan baku produk usaha, dan segala bentuk keperluan berbisnis yang sifatnya fisik. Bagi sebagian orang, hutang adalah solusi instan untuk memenuhi kebutuhan dana. Tak heran jika banyak lembaga keuangan berlomba-lomba memberikan penawaran kredit pinjaman dengan bunga yang relatif rendah. Sebagian orang mungkin menganggap bahwa hutang bisa jadi ‘cambuk’ untuk bersemangat melakoni usaha, meraup untung. 

Namun, ternyata hutang bukanlah satu-satunya solusi. Artikel ini menunjuk beberapa alternatif mengenai sumber modal dana bagi perintis usaha. 

Uang pribadi

Sebelum memutuskan berhutang, sudahkah memeriksa uang tabungan yang dimiliki, atau hasil jual aset sendiri? Bisakah usaha dirintis dari kecil, terjangkau dengan uang yang dimiliki? Maksimalkan uang pribadi yang ada untuk usaha. Usahakan masih ada saldo, harus ada uang longgar untuk nanti digunakan jika omzet sedang sepi, bisa untuk menutupi kekurangan belanja usaha. 

Join usaha dengan orang lain

Ini bisa dilakukan jika kemampuan sendiri dirasa kurang mencukupi atau mumpuni. Apabila ada orang lain yang bersedia untuk menjadi partner mendirikan usaha dan sudah saling kenal cukup lama, ada kepercayaan satu sama lain, ini bisa jadi potensi yang baik untuk merintis usaha. Namun, demi menjaga hubungan baik, pihak-pihak yang terlibat usaha bersama tersebut harus membuat surat perjanjian yang sifatnya saling menguntungkan dan disepakati bersama, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Modal tidak harus fifty-fifty atau sama besar, yang penting ada kesepakatan dalam bagi hasil/keuntungannya. Perlu dibuat MoU, dalam upaya mengantisipasi kecemburuan, masalah, dan goncangan sesama partner usaha. 

Mencari investor

Cara ini bisa diterapkan dalam jenis bisnis apapun, asalkan pada intinya ada yang berpotensi sebagai calon investor untuk ditawari konsep usaha yang tertulis rinci dalam sebuah proposal. Dalam hal ini, koneksi sangat berpengaruh. Biasanya, teman, sahabat, atau family yang sepakat, tertarik, atau mendukung proses usaha ini adalah investor yang potensial. Dalam menarik investor, proposal harus menjabarkan rencana usaha yang isinya mencakup konsep bisnis, dari mulai modal, pelaksanaan, dan keuntungan yang ditawarkan. Biasanya keuntungan pelaku dan investor dibagi 60 : 40. Lagi-lagi, semua perlu dituangkan dalam MoU atau surat perjanjian berdasarkan kesepakatan antara satu dengan yang lain. Tidak ada peraturan tertentu yang mengikat mengenai format MoU, yang terpenting kesepakatan adalah kuncinya. Segala kemungkinan kedepan harus dibahas terlebih dahulu, supaya tidak menimbulkan kekacauan atau ketidakadilan.


Menjadi Broker / menjualkan barang milik orang lain (makelar)


Pada dasarnya, cara ini adalah memasarkan produk jualan milik orang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan mendatangi pemilik usaha atau produsen barang yang ingin kita jual atau pasarkan, lalu negosiasi harga dan pertimbangan keuntungan yang bisa didapat. System pengambilan barang dari tangan pertama inilah yang harus jadi bahan pertimbangan. Ada sistem ambil barang lalu dipasarkan, jika sudah laku maka barang baru dibayar. Ada juga system kulakan grosir atau partai besar, yang biasanya harganya lebih murah daripada ambil barang dulu. 

Di era digital seperti hari ini, seperti istilah yang dipakai online shop, mereka membuka kesempatan menjadi reseller maupun dropshipper. Reseller membeli barang dengan harga yang lebih murah untuk dijual lagi. Dropshipper hanya memposting gambar, jika ada pesanan maka akan dikirim ke pemesan dari produsen atau tangan pertama. Dalam prosesnya, orang memilih sistem ambil barang dulu, lalu ketika keuntungan sudah mencukupi untuk modal sendiri, maka bisa mengembangkan bisnis dengan kulakan ataupun produksi sendiri.

 Demikian konsep Bisnis untuk Pemula Tanpa Hutang yang bisa kita terapkan untuk usaha kita.


Yap, Ini adalah akhir dari post Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang

terimakasih sudah berkunjung ke blog trensitus Mohon bantu share Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang dan berbagi artikel trensitusTerutama share di sosial media kalian dengan klik ikon dibawah ini

Sekarang kalian membaca postingan Usaha Bisnis Online tanpa modal Hutang dengan alamat link https://www.trensitus.com/2019/11/usaha-bisnis-online-tanpa-modal-hutang.html

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel